Faktor Yang Mempengaruhi Sosial Dan Keselamatan Pada Pekerja

Authors

  • Ahnaf Tsabitul Azmi Universitas Ivet Semarang
  • Rangga Hadi Saputra
  • Annisa Aulia Sani
  • Afif Mulatif
  • Muhammad Rafi Mubarok

Keywords:

Sosial, Keselamatan Kerja

Abstract

interaksi sosial di tempat kerja berawal dari kebutuhan dasar hingga akhirnya berkembang menjadi relasi kompleks yang memengaruhi kerja sama tim dan iklim organisasi. Faktor sosial ini secara langsung berkaitan dengan kohesi antar karyawan, komunikasi antar departemen, serta terciptanya budaya organisasi yang suportif. hubungan yang erat antara faktor sosial dan keselamatan kerja terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja. Lingkungan sosial yang positif, ditandai dengan komunikasi yang terbuka, kerja sama tim yang solid, serta rasa saling menghargai, akan mendorong keterlibatan karyawan dalam program keselamatan kerja. Karyawan yang merasa nyaman secara sosial lebih cenderung mengikuti pelatihan keselamatan, melaporkan potensi bahaya, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode studi literatur. Metode ini melibatkan penelusuran sumber-sumber tulisan sebelumnya, seperti buku, jurnal ilmiah terakreditasi, dan hasil penelitian mahasiswa, yang relevan dengan topik penelitian yang dipilih. Studi literatur membantu peneliti memahami teori-teori yang mendasari masalah dan bidang penelitian, serta menemukan informasi seputar penelitian sejenis yang telah dilakukan sebelumnya. Adapun yang menjadi tujuan penelitian studi literatur membangun Kerangka Teoritis: Menyusun dasar teori yang mendasari penelitian, Identifikasi Celah Penelitian. Hubungan sosial di tempat kerja sangat dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam berkomunikasi secara efektif dan etis. penggunaan strategi komunikasi seperti kesopanan, basa-basi, dan eufemisme bertujuan untuk menjaga hubungan sosial antar individu agar tetap harmonis.

References

Ferusgel, A. (2018). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja PT. X 2015. 3.

Rahayu, Y. M., Kurniati, P., & Pamulang, U. (2025). Membangun budaya keselamatan kerja melalui partisipasi sosial untuk memperkuat kesadaran kewarganegaraan. 5(1), 243–249. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i1.704

Risal, H. G., & Alam, F. A. (2021). Upaya Meningkatkan Hubungan Sosial Antar TemanSebaya Melalui Layanan Bimbingan KelompokDi Sekolah. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 1(1), 1–10.

Riyadi, C. S., & Thalib, M. C. H. (2022). Keselamatan Kerja Kepada Tenaga Kerja Konstruksi “ Guarantee of Legal Protection for Occupational Health and Safetyfor Construction Workers .” Jurnal Legalitas, 13(2), 82–96.

Swatika, B., Wibowo, P. A., & Abidin, Z. (2022). Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(02), 197–204. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i02.1220

Wijaya, R., & Waskito, J. paing H. (2018). Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keselamatan Kerja Karyawan Perusahaan Kontraktor Di Surabaya. Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 6(2), 79. https://doi.org/10.30742/axial.v6i2.509

Yonsa, Y. F. Y. (2020). Menjalin Hubungan Sosial Melalui Kesantunan Berbahasa. Sarasvati, 2(1), 72. https://doi.org/10.30742/sv.v2i1.862

Yucha, M. A. N. (2020). Pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja serta insentif terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen, 4(2), 1–9.

Downloads

Published

2025-06-28

Issue

Section

Articles