Faktor Mempengaruhi Keterlambatan Berbicara Pada Anak Usia Dini Di TK SRW Di Jawa Tengah

Authors

  • Berliana Rakhmaa Deceliany Universitas Ivet Semarang
  • Arlis Muryani Universitas Ivet Semarang
  • Sahrul Sahrul Universitas Ivet Semarang

DOI:

https://doi.org/10.66770/tlrj.v1i2.53

Keywords:

Keterlambatan, Anak Usia Dini, Berbicara

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan anak usia dini, karena berkaitan langsung dengan aspek kognitif, sosial, dan emosional. Melalui kemampuan ini, anak dapat menyampaikan keinginan, memahami instruksi, serta membangun interaksi dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada anak usia dini usia 5-6 tahun di TK SRW yang terletak di wilayah Jawa Tengah. Dari hasil pengumpulan dan analisis data, ditemukan bahwa seorang anak berusia 5 tahun mengalami keterlambatan dalam bahasa ekspresif, dengan kemampuan kosa kata yang setara dengan anak usia 1,5 tahun. Anak tersebut belum mampu menulis, hanya tertarik pada aktivitas dasar seperti melipat dan menempel, serta memiliki kemampuan fokus yang masih sangat terbatas. suara yang dihasilkan belum jelas dan volumenya masih rendah.Pengamatan menunjukkan anak mengalami keterlambatan, termasuk kekurangan kosa kata. Kurangnya stimulasi verbal di rumah dan penggunaan gawai berlebihan menjadi penyebab utama. Keterlibatan orang tua dalam dukungan emosional dan komunikasi yang baik juga penting bagi perkembangan bahasa anak. Penelitian menyatakan perlunya pendampingan dari orang tua dan guru untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak, dengan harapan ada perbaikan dalam pendidi-kan anak usia dini.            

Author Biography

Berliana Rakhmaa Deceliany, Universitas Ivet Semarang

selamat siang admin, izin submit artikel

References

Amanda Putri, S., Putri Ayu Ningsi, S., Yuliani, A., Farhani, R., Rabbani, M., & Siregar, M. (2023). Persepsi Orang Tua Terhadap Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Anak Usia Dini Pada Usia 3-6 Tahun. Jurnal PAUD Emas, 2(1), 21–30.

Anisa Putri Alya, Enoh, & Dewi Mulyani. (2023). Analisis Penyebab Keterlambatan Berbicara pada Salah Satu Anak Usia Dini. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud, 29–34. https://doi.org/10.29313/jrpgp.v3i1.1778

Desiarna, S. (2023). Gangguan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) pada Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Sastra, Bahasa, Dan Pendidikan, 2(2), 97–105. https://journal.uir.ac.id/index.php/sajak

Fithriyyah, M., Mukhtia, S., Islam, U., Syarif, N., Delay, S., Delay, S., & Childhood, E. (2024). INFANTIA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 2(1), 1–14.

Hariyanto Agus. (2023). Analisis Penyebab Keterlambatan Berbasis. 2(1), 34–42. https://lib.mercubuana.ac.id

Hilmiah, I., Nanik Yuliati, & Suhartiningsih. (2024). Faktor Keterlambatan Bicara Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 54–66. https://doi.org/10.32665/abata.v4i1.2796

Istiqlal, A. N. (2021). Gangguan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) Pada Anak Usia 6 Tahun. Preschool, 2(2), 206–216. https://doi.org/10.18860/preschool.v2i2.12026

Zulkarnaini, Chaizuran, M., & Rahmati. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Speech Delay pada Anak Usia Dini di Paud IT Khairul Ummah. Darussalam Indonesia Journal of Nursing and Midwifery, 5(1), 42–52. http://jurnal.sdl.ac.id/index.php/dij/

Downloads

Published

2025-04-28 — Updated on 2025-08-13

Versions

Issue

Section

Articles